Sunday, October 14, 2018

Kelebihan dan Bahaya Memasang Iklan PopUnder di Blog

    Kelebihan dan Bahaya Memasang Iklan PopUnder dan Pop Up

    Saat ini sudah sangat banyak platform monetisasi website. Selain Google AdSense, ada ribuan platform sejenis yang bersaing di Internet untuk mendapatkan pengiklan dan menarik para Publisher iklan.

    Mereka menciptakan banyak format iklan baru yang berbeda dari Google AdSense. Diantaranya, iklan Native Matched Content yang dipopulerkan oleh Adnow dan MGID, yang kemudian diikuti oleh AdSense dengan nama Matched Content. Ada juga jenis iklan Native Infeed, Push Notifications, dan paling populer adalah iklan jenis PopUnder dan Pop Up.

    Saya akan fokus membahas mengenai jenis format iklan Pop Under dan Pop Up.

    Jika anda adalah pengunjung website, anda tentu saja akan sependapat bahwa iklan Pop Under adalah jenis yang paling menyebalkan.

    Iklan ini dinilai efektif bagi para publisher, tapi tidak oleh pengunjung website.  Iklan ini akan muncul secara tiba-tiba jika anda melakukan klik pada suatu element web dan memunculkan tab baru bahkan windows baru pada Browser.

    Iklan ini bekerja menggunakan Javascript yang ditempatkan pada element web, dan secara otomatis akan memunculkan iklan dari Advertiser. Biasanya muncul landing page dari pengiklan tersebut.

    Publisher biasanya akan dibayar sesuai tayangan (CPM), dengan bayaran yang berbeda yang disesuaikan dengan beberapa faktor.

    Seperti yang saya katakan, iklan ini memang bagus dan efektif mendapatkan lebih banyak penghasilan. Namun tentu berefek besar terhadap website dan pengunjung anda.

    Saya akan beropini mengenai Kelebihan dan Bahaya menggunakan Iklan PopUnder.

    Kelebihan

    • Iklan Pop Under lebih menguntungkan dan mendapatkan bayaran dengan cepat. Pengunjung tidak perlu secara langsung mengklik iklan banner, karena iklan PopUnder akan muncul ketika anda mengklik element manapun di website. Tentunya ini sangat menguntungkan, meski trafik web anda tidak ramai. 
    • iklan Pop Under membayar sesuai tampilan per sekian (CPM), jadi meskipun pengunjung tidak mengklik iklan PopUnder yang muncul, anda tetap akan dibayar. 
    • Platform penyedia iklan PopUnder dan Pop Up biasanya memperbolehkan semua jenis situs website, bahkan konten ilegal download dan seksual. 
    • Iklan yang muncul dari banyak jenis pengiklan, bahkan situs Judi dan seksual pun bisa memasang iklan. Biasanya iklan jenis tersebut yang paling sering diklik. 

    Kekurangan dan Bahaya Iklan Pop Under

    • Iklan PopUnder sangat menjengkelkan bagi pengunjung web anda, karena muncul secara tiba-tiba bahkan lebih dari satu kali. Ini akan membuat pengunjung cepat pergi dari web anda, dan membuat bounce rate naik. 
    • Dengan tingginya presentasi pentalan (Bounce Rate), maka konten anda dianggap sebagai kualitas rendah. Hukuman google bisa saja dialami oleh web anda.
    • Dianggap sebagai spam adalah kemungkinan yang besar. Ini dikarenakan situs anda mengalami banyak impresi iklan, dibandingkan dengan konten anda. 
    • Rentan terkena Malware. Sudah jadi rahasia umum bahwa Iklan PopUnder disemati oleh malware yany berbahaya bagi website dan pengunjung. 
    • Rentan terkena De-Index algoritma Google. Ada beberapa Blogger yang berpendapat bahwa Google akan menghukum web anda, dan menghilang seluruh indeks konten website di Google. Ini akan sangat merugikan bagi anda yang mengandalkan trafik dari pencarian organik. 

    Dari opini saya di atas, anda bisa simpulkan sendiri mana yang menjadi tujuan anda. Anda berhak menentukan pilihan untuk menggunakan iklan pop under atau tidak.

    Jika anda memiliki blog download yang tidak bisa diterima oleh Google AdSense, memasang iklan Pop Under dari platform seperti PropellerAds adalah pilihan terbaik.

    Silahkan daftar menjadi Publisher PropellerAds di sini.

    Disqus Comments